Selasa, 23 Oktober 2018

Perkembangan Bisnis Informatika

DEFINISI BISNIS, TEKNOLOGI INFORMASI & INFORMATIKA, & BISNIS INFORMATIKA


1.   Bisnis

Menurut Kasmir dan Jakfar (2012, 7), bisnis adalah usaha yang dijalankan yang tujuan utamanya adalah keuntungan.
Menurut Raymond E Glos yang dikutip oleh Umar (2005, 3) dalam bukunya yang berjudul “Business : its nature and environment : An Introduction” yang dikutip oleh Umar, bisnis adalah seluruh kegiatan yang diorganisasikan oleh orang-orang yang berkecimpung dalam bidang perniagaan dan industry yang menyediakan barang dan jasa untuk kebutuhan mempertahankan dan memperbaiki standard serta kualitas hidup mereka.
Menurut Grififin dan Ebert (2007, 4), bisnis adalah organisasi yang menyediakan barang atau jasa dengan maksud mendapatkan laba.
Dari pengertian diatas, dapat penulis menyimpulkan bisnis adalah kegiatan sebuah organisasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dengan menciptakan barang atau jasa untuk mendapatkan keuntungan dalam meningkatkan kualitas hidup mereka.


2.   Teknologi Informasi & Komunikasi (TIK)

Perkembangan peradaban manusia diiringi dengan perkembangan cara penyampaian informasi yang selanjutnya dikenal dengan istilah (Teknologi Informasi ). Pada awalnya Teknologi Informasi dikembangkan manusia pada masa pra sejarah dan berfungsi sebagai istem untuk pengenalan bentuk-bentuk yang mereka kenal, mereka menggambarkan informasi yang mereka dapatkan pada dinding-dinding gua, tentang berburu dan binatang buruannya. Sampai saat ini teknologi informasi terus berkembang tetapi penyampaian dan bentuknya sudah lebih modern.
Menurut Bambang Warsita (2008:135) teknologi informasi adalah sarana dan prasarana (hardware, software, useware) sistem dan metode untuk memperoleh, mengirimkan, mengolah, menafsirkan, menyimpan, mengorganisasikan, dan menggunakan data secara bermakna.
Hal yang sama juga di ungkapkan oleh Lantip dan Rianto  (2011:4) teknologi informasi diartikan sebagai ilmu pengetahuan dalam bidang informasi yang berbasis komputer dan perkembanganya sangat pesat.
Hamzah B.Uno dan Nina Lamatenggo (2011:57) juga mengemukakan teknologi informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data. Pengolahan itu termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat, dan tepat waktu.
Dari pendapat para ahli di atas dapat disimpulkan bahwa teknologi informasi adalah suatu teknologi berupa (hardware, software, useware) yang digunakan untuk memperoleh, mengirimkan, mengolah, menafsirkan, menyimpan, mengorganisasikan, dan menggunakan data secara bermakna untuk memperoleh  informasi yang berkualitas.


3.   Bisnis Informatika

Salah satu bentuk pendayagunaan teknologi informasi untuk keunggulan bersaing adalah perwujudan pemanfaatan keunggulan teknologi informasi untuk pelayanan ke pelanggan. Dalam kaitannya dengan pelanggan, solusi manajemen TI akan menjamin optimisasi (kondisi terbaik) layanan bisnis ke pelanggan. Bentuk solusi manajemen ini harus menyediakan perangkat yang efektif dan terintegrasi untuk mengelola infrastruktur teknologi. Di samping memiliki infrastruktur yang reliabel, solusi manajemen TI juga harus bisa membantu perusahaan mengimplementasikan pendekatan inovatif terhadap bisnis dan memanfaatkan aset teknologi untuk meningkatkan kinerja melalui pilihan aplikasi bisnis strategis yang luas.
Salah satu alasan perusahaan menerapkan e-business adalah efisiensi. Kriteria penilaian efisiensi dapat didasarkan pada analisis internal perusahaan untuk melihat penerapan ebusiness terhadap kemampuan perusahaan meningkatkan revenue dan menurunkan biaya operasional. Adapun kriteria seberapa jauh perusahaan telah menerapkan e-business dilihat dari beberapa indikator dan setelah diperoleh data maka perlu dilakukan penilaian dengan melakukan pembobotan dari beberapa indikator yang ada.



PERKEMBANGAN BISNIS INFORMATIKA


     Perkembangan teknologi informasi dalam zaman sekarang sudah meningkat pesat, terutama dalam bidang bisnis. Perusahaan – perusahaan besar telah melakukan pemanfaatan dalam kemajuan teknologi informasi salah satunya dengan membuat websitenya masing – masing. Sejalan dengan kemajuan teknologi informasi dalam bidang bisnis, pun dalam bidang pemasaran dan penjualan juga punya eksistensi yang sama. Salah satu penerapannya adalah pembuatan web e-commerce bagi sebuah toko yang sebelumnya dalam bentuk offline. Di Indonesia terdapat sebuah sebutan bagi suatu organisasi yang berjalan dalam bidang pemasaran dan penjualan salah satunya UKM atau usaha kecil menengah, sebaiknya UKM melakukan penerapan dalam kemajuan teknologi informasi dengan membuat web e-commercenya masing- masing bertujuan agar meningkatkan daya saing antara UKM.



NETFLIX SEBAGAI BISNIS INFORMATIKA

    NetFlix Inc. Merupakan perusahaan multinational yang berasal dari Amerika dan bergerak dibidang entertainment. Netflix didirikan pada 29 Agustus 1998 di California oleh Reed Hastings dan Marc Randolph. Spesialisasi Netflix adalah penyedia layanan streaming media dan “video on demand online” dan DVD lewat surat.

    Pada tahun 2013, Netflix menambahkan produksi film maupun televisi, serta juga online distribution. Mirip langganan televise berbayar (cable tv), Netflix bersih dari iklan, penonton tak perlu menunggu jadwalpenayangan serial televisi, dan bisa menentukan sendiri konten yang ingin dinikmati.

     Tahun 2007, Netflix mulai meninggalkan konsep penjualan DVD dengan menyediakan layanan video berbasis internet. Saat ini, layanan online streaming Netflix sudah tersedia di 190 negara termasuk Indonesia, dengan jumlah pelanggan lebih dari 80 juta. Setelah itu, Netflix semakin melebarkan sayap melalui kerja sama dengan beberapa perusahaan teknologi lain, seperti Xbox 360, PS3, termasuk ke beberapa perangkat mobile.

    Sebagai bisnis informatika Netflix memberikan sebuah layanan hiburan dengan sistem berlangganan. Sistem ini memberikan kemudahan bagi pengguna dengan hanya membayar sekali pada awal bulan kemudian dapat menikmati layanan Netflix sepuasnya. Namun, hal ini dapat menjadi sebuah kekurangan juga karena Netflix tidak bisa menjamin kualitas konten pada film-film yang ada.


SUMBER :                             
  • ·         Studi Kelayakan Bisnis Edisi Revisi oleh Dr Kasmir SE MM & Jakfar SE MM
  • ·         Business : its nature and environment : An Introduction oleh Umar
  • ·         Griffin, Ricki W dan Ronal J Ebert. 2007. Bisnis Edisi 8. Jakarta: Erlangga.
  • ·         Teknologi Pembelajaran oleh Bambang Warsita
  • ·         Prasojo, Lantip Diat dan Riyanto. 2011. Teknologi Informasi Pendidikan. Yogyakarta: Gava Media.
  • ·         Hamzah B. Uno dan Nina Lamatenggo, Teknologi Komunikasi dan Informasi Pembelajaran, Jakarta: PT Bumi Aksara, 2011, cet, 2
  • ·         Pemberdayaan Teknologi Informasi untuk Keunggulan Bisnis oleh Supriyanto
  • ·      https://www.researchgate.net/publication/327626884_Analisis_Faktor-Faktor_Yang_Mempengaruhi_Willingness_To_Subscribe_Telaah_Pada_Layanan_Video_On_Demand_Netflix
  • ·         Peran E-Commerce untuk Meningkatkan Daya Saing Usaha Kecil dan Menengah (UKM) oleh Nuryanti


Tidak ada komentar:

Posting Komentar