Senin, 01 Juli 2019

Komputasi Modern (3)


III. Kesimpulan dan Saran

Solusi untuk online gaming mengikuti pola seperti klien berbicara kepada frontend dan game servers, dimana dikomunikasi kepada backend analitik dan state storage. Komponen-komponen ini dapat dijalankan dengan bantuan dedicated servers, cloud atau bahkan campuran keduanya. Dengan ini Cloud Computing dapat menyediakan pilihan lain untuk dapat menjalankan online games.

Komputasi Modern (2)

II. PEMBAHASAN

High-level components



Ilustrasi di atas merupakan porsi online pada arsitektur gaming. Komponen frontend pada arsitektur gaming termasuk, Game Platform Services yang menyediakan tambahan fungsi dan Dedicated Game Servers tempat untuk host sebuah game. Pada bagian backend terdapat, Game State yang terus ada dalam sistem perekaman dan biasanya terdapat di dalam basis data dari game itu sendiri dan Analytics Stack yang menyimpan analisa dan gameplay events.
Semua komponen ini dapat disimpan diberbagai ligkungan seperti on-premises, cloud publik maupun privasi. Selama sistem memenuhi kebutuhan komunikasi antar komponen dan pengguna, apapun itu dapat bekerja.

Komponen frontend menyediakan antarmuka yang dapat digunakan pengguna untuk berinteraksi, baik secara langsung ataupun melalui layer. Sebagai cotoh pada permainan session-based first person shooter, komponen frontend biasanya sudah terdapat layanan matchmaking. Layanan ini mendistribusi informasi untuk dedicated game server kepada klien:

Klien mengirimkan permintaan kepada layanan matchmaking.
Layanan matchmaking mengirimkan informasi koneksi kepada klien.
Selanjutnya klien dapat terhubung langsung ke dedicated game server menggunakan UDP (User Datagram Protocol).

Layanan frontend tidak harus digunakan secara ekslusif oleh klien eksternal. Sudah biasa untuk layanan frontend untuk berkomunikasi satu sama lain dan dengan backend.


       B. Game Platform Services

Nama umum yang biasa digunakan untuk komponen ini adalah platform services atau online services. Platform services menyediakan antarmuka untuk esensial fungsi meta-games, seperti memperbolehkan pemain untuk dapat masuk kedalam dedicated game service instance, atau mentimpan daftar teman dalam game. Hal ini sudah biasa ada pada platform dimana permainan berjalan, seperti Steam, Xbox Live, atau Google Play Games.


       C. Backend

Layanan backend memperlihatkan antarmukanya hanya kepada frontend dan layanan backend lain. Eksternal klien tidak dapat berkomunikasi secara langsung dengan layanan backend. Layanan backend  biasanya menyediakan cara agar dapat menyimpan dan mengakses data.

Komputasi Modern

PENERAPAN INFRASTRUKTUR CLOUD COMPUTING UNTUK BERMAIN GAME PADA GOOGLE CLOUD PLATFORM

Abstract - Video games (permainan video) pada beberapa dekade terakhir ini telah bervolusi menjadi bisnis hiburan yang berkembang. Dengan adanya cloud-based computing, pengembang games dan penerbit dari berbagai macam kalangan dapat meminta dan menerima sumber sesuai permintaan, menghindari biaya yang membengkak dan bahaya penggunaan berlebihan perangkat keras penyedia.


I. PENDAHULUAN

Video games (permainan video) pada beberapa dekade terakhir ini telah bervolusi menjadi bisnis hiburan yang berkembang. Adanya koneksi internet yang sudah tersebar luas, salah satu faktor kunci dalam pertumbuhan games merupakan online play.

Online play in datang datang dengan berbagai macam bentuk, seperti session-based multiplayer matches, massively multiplayer virtual worlds, dan intertwined single-player experiences.

Di masa lalu, games yang menggunakan model klien dan server membutuhkan biaya dan maintenance untuk dedicated on-premises atau co-locatd servers untuk dapat menjalankan infrastruktur online, sesuatu yang hanya dapat dilakukan oleh studio games atau penerbit yang besar. Ditambah lagi, projek yang luas dan perencanaan kapasitas harus sesuai dengan yang diinginkan oleh kustomer tanpa melebihi kapasitas perangkat keras yang tersedia. Dengan adanya cloud-based computing, pengembang games dan penerbit dari berbagai macam kalangan dapat meminta dan menerima sumber sesuai permintaan, menghindari biaya yang membengkak dan bahaya penggunaan berlebihan perangkat keras penyedia.