Minggu, 18 November 2018

Vclass 2 Teknik Kompilasi


TEKNIK KOMPILASI





           A.    Essay

            1.      Definisi :
a.       Bahasa Mesin
Merupakan bahasa asli komputer yang hanya terdiri dari karakter “0” (nol) dan "1” (satu) saja. Untuk memberikan instruksi kepada komputer menggunakan bahasa ini, harus menggunakan komnbinasi-kombinasi dari kode binary.

b.      Bahasa Assembly
Pemrograman dengan bahasa pemrograman assembly ( rakitan ) merupakan generasi ke dua setelah generasi bahasa mesin, bahasa pemrograman assembly memiliki keyword yang lebih kompleks dari pada bahasa mesin yang hanya berisi karakter “0” dan “1” saja sehingga relatif lebih mudah di mengerti oleh programmer. Assembler adalah nama bahasa pemrograman ( nama produk ) pada generasi ini.

c.       Bahasa tingkat tinggi
Bahasa pemrograman tingkat tinggi atau high level language muncul pada tahun 1950-an. Bahasa ini muncul dengan platform independen, artinya siapapun bisa menulis bahasa pemrograman ini kemudian mengekseskusinya dalam berbagai jenis atau tipe mesin yang berbeda.



            2.      Jelaskan :
a.       Compiler
Perangkat lunak yang berfungsi sebagai penerjemah kode program ke dalam bahasa mesin agar dapat dijalankan oleh meisn dengan mengeksekusi seluruh instruksi dalam program sekaligus.

b.      Interpreter
Program sistem yang berfungsi sebagai penerjemah kode program dengan meksekusi perintah secara baris per baris dengan mengikuti logika di dalam kode tersebut.

c.       Assembler
Program komputer untuk menerjemahkan bahsa assembly.



           3.      Bootstrap merupakan metode pembuatan kompilator secara bertingkat. Jadi, compiler dapat                 dibangun keseluruhannya dengan bahsa-bahasa sebelumnya. Metode Bootstrap berarti                         menulis  suatu bahsa dengan compiler versi sebelumnya.



           4.      Definisi :
a.       Grammar
Merupakan tata-bahasa untuk membangkitkan atau menyusun kalimat yang sesuai dengan kaedah dari bahasa itu sendiri.

b.      Automata Hingga
Merupakan mesin abstrak yang terdiri dari Head Pembaca dan Kotak Kontrol Stata Hingga. Mesin ini membaca sebuah pita (tape), satu per satu karakter, dari kiri ke kanan. Perubahan stata terjadi pada mesin jika suatu karakter pita dibaca.



            5.      Empat jenis grammar menurut Chomsky :
a.       Grammar tip eke-0 : Unrestricted Grammar (UG)


Ciri : Tidak ada batasan pada aturan produksi
Mesin pengenal bahasa disebut : Mesin Turing

b.      Grammar tip ke-1 : Context Sensitive Grammar (CSG)


Ciri : Panjang string ruas kiri harus < atau = ruas kanan
Mesin pengenal bahasa disebut : Linear Bounded Automata (LBA)

c.       Grammar tip ke-2 : Context Free Grammar (CFG)


Ciri : Ruas kiri haruslah tepat satu symbol variabel, yaitu symbol non terminal
Mesin Pengenal bahasa disebut : Push Down Automata (PDA) 

d.      Grammar tip ke-3 : Regular Grammar (RG)


Ciri:
 • Ruas kiri hanya memiliki maksimal satu symbol non terminal
 • α adalahsimbol nonterminal tunggal
 • maksimal memiliki maksimal satu simbol ditempatkanpadaposisi   paling kanan.
Mesin Pengenal bahasa dibeut : Finite State Automata (FSA)




c         B.     Pilihan Ganda

1.    Yang dimaksud dengan Diagram State, pada teknik Kompilasi adalah
a. Digunakan untuk mendapatkan token, mempermudah melakukan analisis lexical
b. Digunakan untuk mendapatkan token, mempermudah melakukan analisis syntax
                        c. Aturan produksi yang dikenalkan oleh comsky
                        d. Simbol terminal      

2. Yang dimaksud dengan TOKEN, pada teknik Kompilasi adalah
a. Digunakan untuk mendapatkan token, mempermudah melakukan analisis lexical
b. Digunakan untuk mendapatkan token, mempermudah melakukan analisis syntax
                        c. Alat bantu (tools) dalam pembuatan parser/ analisis sintaksis
                        d. Simbol terminal

3. Yang dimaksud dengan Diagram Syntax, pada teknik Kompilasi adalah
a. Digunakan untuk mendapatkan token, mempermudah melakukan analisis lexical
b. Digunakan untuk mendapatkan token, mempermudah melakukan analisis syntax
                        c. Alat bantu (tools) dalam pembuatan parser/ analisis sintaksis
                        d. Simbol terminal

4. Translator yang Source codenya adalah bahasa assembly dan Object codenya  adalah bahasa mesin, disebut dengan
                        a. Assembler
                        b. Compiler
                        c. Interpreter
                        d. Supplier

5. Translator yang Source code nya adalah bahasa tingkat tinggi, object code adalah bahasa mesin atau bahasa assembly,  di mana source code dan data diproses berbeda, disebut dengan :
                        a. Assembler
                        b. Compiler
                        c. Interpreter
                         d. Supplier

6. Memgelompokkan program asal/sumber menjadi token disebut dengan
                        a. Scanner
                        b. Parser
                        c. Lexicer
                        d. Interpreter

7. Yang bertugas untuk memeriksa kebenaran dan urutan dari token-token yang terbentuk oleh scanner, disebut dengan:
                        a. Scanner
                        b. Parser
                        c. Lexicer
                        d. Interpreter

8. Tugas dari anlysis lexical adalah
                        a. Mentransformasikan ke dalam bentuk token-token
                        b. Proses pendeteksian token-token
                        c. Untuk mengenali makna dari simbol-simbol
                        d. Memeriksa variabel sudah dideklarasikan atau belum

9. Tugas dari Semantics analyser adalah
                        a. Mentransformasikan ke dalam bentuk token-token
                        b. Proses pendeteksian token-token
                        c. Untuk mengenali makna dari simbol-simbol
                        d. Memeriksa variabel sudah dideklarasikan atau belum

10. Tugas dari Syntax analyser adalah
                        a. Mentransformasikan ke dalam bentuk token-token
                        b. Proses pengelompokan token-token kedalam class syntax
                        c. Untuk mengenali makna dari simbol-simbol
                        d. Memeriksa variabel sudah dideklarasikan atau belum

11. Tugas dari Intermidiate code, adalah
                        a. Mentransformasikan ke dalam bentuk token-token
                        b. Proses pengelompokan token-token kedalam class syntax
c. Memperkecil usaha dalam membuat compilator dari sejumlah bahasa ke sejumlah mesin
                        d. Memeriksa variabel sudah dideklarasikan atau belum

12. Fungsi dari Tabel simbol, adalah :
                         a. Mentransformasikan ke dalam bentuk token-token
                        b. Proses pengelompokan token-token kedalam class syntax
 c. Memperkecil usaha dalam membuat compilator dari sejumlah bahasa ke sejumlah mesin
                        d. Menindak lanjuti untuk perbaikan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar