Jumat, 03 Juni 2016

Manusia dan Cinta Kasih


Manusia dan Cinta Kasih

A. Pengertian Cinta Kasih

     Ada beberapa pendapat mengenai pengertian cinta kasih.Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia karangan W.J.S. Purwodarminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau rasa sayang (kepada), ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya.Sedangkan kata kasih, artinya perasaan sayang atau cinta (kepada) atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian, arti cinta dan kasih itu hampir sama sehingga kata kasih dapat dikatakan lebih memperkuat rasa cinta. Oleh karena itu, cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.

      Walaupun cinta dan kasih mengandung arti yang hampir sama, antara keduanya terdapat perbedaan, yaitu cinta lebih mengandung pengertian tentang rasa yang mendalam, sedangkan kasih merupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa, mengarah pada orang atau yang dicintai. Dengan kata lain, bersumber dari cinta yang mendalam itulah kasih dapat diwujudkan secara nyata.
      
      1.    Eric Fromm dalam bukunya Seni Mencintai menyebutkan bahwa cinta itu terutama memberi,            bukan menerima, dan memberi merupakan ungkapan yang paling tinggi dari kemampuan. Yang          paling penting dalam member adalah hal-hal yang sifatnya manusiawi, bukan materi. Cinta selalu        menyertakan unsur-unsur dasar tertentu, yaitu pengasuhan, tanggung jawab, perhatian, dan                  pengenalan.

       2.     Sarlito W. Sarwono mengemukakan bahwa cinta itu memiliki tiga unsur, yaitu ketertarikan,              keintiman, dan kemesraan. Keterikatan adalah perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas        hanya untuk dia. Keintiman yaitu adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang                            menunjukan bahwa antara Anda dan dia sudah tidak ada jarak lagi sehingga panggilan-panggilan        formal seperti Bapak, Ibu, Saudara digantikan dengan sekedar memanggil nama atau sebutan              seperti sayang. Sedangkan kemesraan adalah adanya rasa ingin membelai atau dibelai, rasa                  kangen jika jauh dan lama tidak bertemu, adanya ucapan-ucapan yang mengungkapkan rasa                sayang. Ketiga unsur cinta tersebut sama kuatnya, jika salah satu unsur cinta itu tidak ada maka          cinta itu tidak sempurna atau dapat disebut bukan cinta.

.              Secara sederhana cinta kasih adalah perasaan kasih sayang yang diikuti unsur terikatan, keintiman ,kemesraan dan di sertai dengan belas kasihan, pengabdian yang diungkapkan dengan tingkah laku yang bertanggung jawab. Tanggung jawab yang diartikan akibat yang baik, positif, berguna, saling menguntungkan, menciptakan keserasian, keseimbangan dan kebahagiaan.Ada beberapa pendapat mengenai pengertian cinta kasih.Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia karangan W.J.S. Purwodarminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau rasa sayang (kepada), ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya.Sedangkan kata kasih, artinya perasaan sayang atau cinta (kepada) atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian, arti cinta dan kasih itu hampir sama sehingga kata kasih dapat dikatakan lebih memperkuat rasa cinta. Oleh karena itu, cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.


    B. Cinta Menurut Ajaran Agama

      Cinta Diri Sendiri, Secara alami manusia mencintai dirinya sendiri (self love) dan banyak orang yang menafsirkan cinta diri sendiri diidentikan dengan egoistis. Jika demikian cinta diri sendiri ini bernilai negatif. Namun apabila diartikan bahwa cinta diri sendiri adalah mengurus dirinya sendiri, sehingga kebutuhan jamsmani dan rohaninya terpenuhi seimbang  ini bernilai positif. Dengan demikian cinta terhadap dirinya tidak harus dihilangkan tetapi harus berimbang dengan cinta kepada orang lain untuk berbuat baik.

Cinta Sesama Manusia / Persaudaraan, Cinta kepada sesama manusia atau persaudaraan (agape.Bahasa Yunani) itu merupakan watak manusia itu sendiri dan diwujudkan dalam tingkah laku atau perbuatannya kepada sesama manusia.Perbuatan dan perlakuan yang baik kepada sesama manusia bukan berarti karena seseorang itu membela, menyetujui, mendukung dan berguna, bagi dirinya, melainkan dating dari hati nuraninya yang ikhlas disertai tujuan yang mulia.Motivasi perbuatan dan perlakuan seseorang mencintai sesama manusia itu disebabkan karena pada dasarnya manusia tidak dapat hidup sendirian (manusia sebagai makhluk social) dan sudah merupakan suatu kewajiban.

Cinta Erotis, Cinta yang erat dorongannya dengan dorongan seksual (sifat membirahikan) ini merupakan sifat eksklusif (khusus) yang bias memperdayakan cinta yang sebenarnya. Hal itu dikarenakan cinta dan nafsu tersebut letaknya tidak berbeda jauh. Disi lain Cinta erotis jika didasari dengan cinta ideal, kasih sayang, keserasian maka berfungsi dalam melestarikan keturunan dalam ikatan yang sah yaitu pernikahan. Sebaliknya jika tidak didasari kasih sayang yaitu nafsu yang membutakan akal pikiran sehingga yang ada hanya nafsu birahi didalamnya akan timbul rasa ketidak puasan, biasanya berakhir dengan sebuah perceraian bahkan akan mungkin timbul juga perselingkuhan atau ke tempat pelacuran yang didalamnya tidak mungkin akan timbul rasa kasih sayang karena yang ada hanya nafsu birahi berhubungan badan saja, dengan uang sebagai bayarannya.

Cinta Keibuan, Kasih sayang itu bersumber dari cinta keibuan, yang paling asli dan yang terdapat pada diri seorang ibu terhadap anaknya sendiri. Ibu dan anak terjalin suatu ikatan fisiologi. Seorang ibu akan memelihara anaknya dengan hati-hati penuh dengan kasih sayang dan naluri alami seorang ibu.

Cinta terhadap Allah, Merupakan puncak cinta manusia, yang paling jernih, spiritual dan yang dapat memberikan tingkat perasaan kasih sayang yang luhur, khususnya perasaan simpatik dan sosial. Cinta yang ikhlas seorang manusia kepada Allah akan membuat cinta menjadi kekuatan pendorong yang mengarahkannya dalam kehidupan dan menundukkan semua bentuk cinta yang lain.

Cinta terhadap Rasul, Ini merupakan ideal yang sempurna bagi manusia baik dalam tingkah laku, moral, maupun berbagai sifat luhur lainnya.


    C. Pengertian Kasih Sayang
             
           Pengertian kasih sayang menurut kamus umum bahasa Indonesia karangan W.J.S Poerwadaminta yaitu perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka pada seseorang. Dalam berumah tangga kasih sayang merupakan kunci kebahagiaan. Kasih sayang ini merupakan pertumbuhan dari cinta. Dalam kasih sayang sadar atau tidak dituntut tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, saling terbuka,  sehingga keduannya merupakan suatu kesatuan yang utuh. Seorang remaja menjadi frustasi, morfinis, berandalan dan sebagainya itu disebabkan karena kekurangan perhatian dan kasih sayang dalam kehidupan keluarga.


     D. Kemesraan
      
           Kemesraan berasal dari kata mesra yang berarti perasaan simpati yang akrab. Pada dasarnya, kemesraan adalah perwujudan kasih sayang yang mendalam. Filsuf Rusia, Salovjef pada bukunya makna kasih mengatakan "jika seorang pemuda jatuh cinta pada seorang gadis secara serius, ia terlempar keluar dari cinta diri. Ia mulai hidup untuk orang lain."
    
           Kemampuan mencinta memberi nilai hidup kita, dan menjadi ukuran terpenting dalam menentukan apakah kita maju atau tidak dalam evolusi kita. Betapa agungnya dan sucinya sebuah cinta. Jika seseorang mengobral cinta, maka orang tersebut merusak nilai cinta itu, dan sudah otomatis menurunkan harga dirinya. 


     E. Pemujaan
      
           Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta manusiakepada tuhannya. Surat Al-Furqon ayat 59-60 menyatakan "Dia yang menciptakan langit dan bumi beserta apa-apadiantara keduanya dalam enam rangkaian masa, kemudian ia bertahta diatas singgasana-Nya. Dia maha pengasih, maka tanyakanlah kepada-Nya tentang soal-soal apa yangdiketahui". "Bila dikatakan kepada mereka, sujudlah kepadatuhan yang maha pengasih".


     F. Belas Kasihan


         Dalam surat Yohanes dijelaskan ada tiga macam cinta, yaitu:
-      1. Cinta Agape: adalah cinta manusia kepada Tuhan
-      2. Cinta Philia: adalah cinta kepada ibu bapak (orang tua) dan
            sudara
-      3. Cinta Amor/eros: adalah cinta antara pria dan wanita
      
            Dalam surat Al-Qolam ayat 4, maka manusia menaruh belas kasihan kepada orang lain, karena belas kasihan adalah perbuatan orang yang berbudi. Sedangkan orang yang berbudi sangat dipujikan oleh Allah SWT.
   

    G. Cinta Kasih Erotis
      

            Cinta kasih kesaudaraan merupakan cinta kasih antar orang yang sama sebanding. Cinta kasih erotis berarti kehausan akan penyatuan yang sempurna, akan penyatuan dengan seseorang lainnya. Pada hakikatnya cinta kasih ini bersifat eksklusif dan paling tidak dapat dipercaya. Ciri-ciri ekslusivitas dari cinta kasih erotis seling disalahtafsirkan dengan diartikan sebagai suatu hak milik. Cinta kasih erotis mengeksklusifkan cinta kasih terhadap orang lain hanyalah dalam segi-segi fusi erotis dan keikutsertaan selengkapnya dalam semua aspek kehidupan orang-orang lain.














Tidak ada komentar:

Posting Komentar