Senin, 19 November 2018

Makalah Aspek Keungan: Strategi Promosi

BAB I
PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang
Promosi atau yang sering disingkat dengan promo yang sudah pasti tidak asing lagi dalam kehidupan kita sehari-hari, dengan dilakukannya kegiatan promosi perusahaan mengharapkan adanya peningkatan angka penjualan dan keuntungan  mulai dari level bawah sampai dengan level atas, seperti hipermarket, agen, showroom, factory outlet, departemen store, sering memberikan promo kepada para pelanggannya untuk mendapatkan loyalitas konsumen yang sudah ada serta mendapatkan konsumen baru. Beberapa contoh-contoh promosi / promo dalam keseharian kita : a. Kirim 1 sms dapat 5 sms ke sesama operator, b. Beli 3 gratis satu dan c. Diskon 70% untuk produk pakaian tertentu di department store.
Promosi pada hakekatnya adalah suatu komunikasi pemasaran, artinya aktifitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi,  mempengaruhi / membujuk, dan atau mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan, Tjiptono (2001 : 219).  Sementara Sistaningrum (2002 : 98) mengungkapkan arti promosi adalah suatu upaya atau kegiatan perusahaan dalam mempengaruhi ”konsumen aktual” maupun ”konsumen potensial” agar mereka mau melakukan pembelian terhadap produk yang ditawarkan, saat ini atau dimasa yang akan datang. Konsumen aktual adalah konsumen yang langsung membeli produk yang ditawarkan pada saat atau sesaat setelah promosi produk tersebut dilancarkan perusahaan. Dan konsumen potensial adalah konsumen yang berminat melakukan pembelian terhadap produk yang ditawarkan perusahaan dimasa yang akan dating.
Adapun tujuan dari pada perusahaan melakukan promosi menurut Tjiptono (2001 : 221) adalah menginformasikan (informing), mempengaruhi dan membujuk (persuading) serta mengingatkan (reminding) pelangggan tentang perusahaan dan bauran pemasarannya. Sistaningrum (2002 : 98) menjelaskan tujuan promosi adalah empat hal, yaitu memperkenalkan diri, membujuk, modifikasi dan membentuk tingkah laku serta mengingatkan kembali tentang produk dan perusahaan yang bersangkutan.
1.2   Rumusan Masalah
Dari penjelasan latar belakang diatas, maka dapat dirumuskan beberapa permasalahan pada makalah ini adalah:
a)      Pengertian dan tujuan promosi ?
b)      Buaran promosi ?
c)      Langkah pengembangan komunikasi / kromosi yang efektif ?

1.3   Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan makalah ini adalah :
a)      Mengetahui Pengertian dan tujuan Promosi
b)      Mengetahui Jenis-jenis kegiatan Buaran Promosi
c)      Mengetahui Langkah Pengembangan Komunikasi / Promosi yangEfektif

1.4   Manfaat Makalah
Manfaat penulisan makalah ini adalah sebagai berikut :
a)      Bagi penulis dapat menciptakan kreativitas dalam penulisan karya ilmiah.
b)      Bagi penulis dan masyakat luas diharapkan mampu mengetahui tentangstrategi promosi dalam pemasaran.













BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian dan tujan promosi
Promosi adalah suatu usaha dari pemasar dalam menginformasikan dan mempengaruhi orang atau pihak lain sehingga tertarik untuk melakukan transaksi atau pertukaran produk barang atau jasa yang dipasarkannya. Sedangkan  tujuan promosi adalah sebagai berikut :
a)      Menyebarkan informasi produk kepada target pasar potensial
b)      Untuk mendapatkan kenaikan penjualan dan profit
c)      Untuk mendapatkan pelanggan baru dan menjaga kesetiaan pelanggan
d)     Untuk menjaga kestabilan penjualan ketika terjadi lesu pasar
e)      Membedakan serta mengunggulkan produk dibanding produk pesaing
f)       Membentuk citra produk di mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan.

2.2    Buaran Promosi
Dalam melakukan promosi agar dapat efektif perlu adanya bauran promosi, yaitu kombinasi yang optimal bagi berbagai jenis kegiatan atau pemilihan jenis kegiatan promosi yang paling efektif dalam meningkatkan penjualan. Ada enam jenis kegiatan promosi, antara lain :
a)      Periklanan (Advertising), yaitu bentuk promosi non personal dengan menggunakan berbagai media yang ditujukan untuk merangsang pembelian adabeberapatujuanperiklanan yaitu sebagai berikut:
·         Iklan yang bersifat memberikan informasi(InformativeAdvertising),
·         Iklan membujuk (PersuasiveAdvertising),
·         Iklan pengingat (ReminderAdvertising),
·         Ikla pemantapan (Reinforcemen Advertising) 
Pilihan media yang dapat digunakan untuk melakukan pengiklanan seperti Surat KabarMajalahRadioPapan ReklameDirect Mail.
  
b)      Penjualan Tatap Muka (Personal Selling), yaitu bentuk promosi secara personal dengan presentasi lisan dalam suatu percakapan dengan calon pembeli yang ditujukan untuk merangsang pembelian. 
PersonalSellingmempunyaiperananpentingdalampemasaranjasa,karena:
v  Interaksi secara personal antara penyedia jasa dan konsumen sangatpenting
v  Jasa tersebut disediakan oleh orang bukan oleh mesin
v  Orang merupakan bagian darproduk jasa

c)      Promosi Penjualan (Sales promotion), yaitu suatu bentuk promosi diluar ketiga bentuk diatas yang ditujukan untuk merangsang pembelian. Adalah semua kegiata yang  dimaksudkan untuk  meningkatkan arus barang ataujasa dari produsen sampai pada penjualan akhirnya.
d)     Pointo fsales promotion terdiri dari brosur,information sheets,dan lain-lain.Sales promotion dapat diberikan kepada:
v  Customer,berupa freeoffers ,samples ,demonstrations ,coupons ,cashrefunds ,prized, contest (lomba) ,dan warranties (garansi).
v  Intermediaries (penyalur), berupa  free  goods discount advertising allowances, cooperative advertising, distribution contests, awards.
v  Sales force (salesman), berupa bonus, penghargaan, contest dan hadiah buat tenaga penjual terbaik (prized for best performer).

e)      Publisitas (Publisity), yaitu suatu bentuk promosi non personal mengenai, pelayanan atau kesatuan usaha tertentu dengan jalan mengulas informasi/berita tentangnya (pada umumnya bersifat ilmiah).
f)        Public Relation sangat peduli terhadap beberapa tugas pemasaran, yaitu antara lain:
v  Membangun image (citra).
v  Mendukung aktifitas komunikasi lainnya.
v  Mengatasi persoalan dan isu yang ada.
v  Memperkuat positioning perusahaan
v  Mempengaruhi public yang spesifik
v  Mengadakan launching untuk produk/ jasa baru.
g)      Program Public Relation antara lain yaitu:
v  Publikasi
v  Events
v  Hubungan dengan investor
v  Exhibitions/ pameran
v  Mensponsori beberapa acara.
h)      Pemasaran Langsung (Direct marketing), yaitu suatu bentuk penjualan perorangan secara langsung ditujukan untuk mempengaruhi pembelian konsumenMerupakan elemen terakhir dalam bauran komunikasi/promosi.

Terdapat 6 area dari direct marketing, yaitu:
v  Directmail,
v  Mailorder,  
v  Directresponse,
v  Directselling,
v   Tele marketing,
v   Digital marketing

i)        Word Of Mouth Pelanggan yang puas atau tidak puasakan berbicara kepadatemannya tentang pengalamannya dalam menerima jasa tersebut ,sehinggaword-of-mouth ini   sangat   besar   pengaruhnya   dan   dampakny terhadap   pemasaran   jasdi bandingkan dengan aktivitas komunikasilainnya.

2.3    Langkah Pengembangan Komunikasi/Promosi yang Efektif
Untuk mengembangkan komunikasi yang efektif, maka diperlukan suatuprogram dan 8 langkah (Kotler,1995), yaitu:
v  Mengidentifikasikan Target Audience
Dala tahap ini  kita  menentuka siap target  audience  kita, target audience bias merupakan individu, kelompomasyarakat khususatau umumBila perusahaan telah melakukan segmentasi dan targeting,maka segmen itulah yang menjadi target audience.
v  Menentukan tujuan komunikasi
Setelah  mengetahutarget  audience dan  ciri-cirinya,  maka kemudiadapat  menentuka tanggapan  atas  ap yan dikehendaki.Perusahaa harumenentukan   tujuan   komunikasinya,   apakah   untu menciptakan   kesadaran,  pengetahuankesukaanpilihankeyakinan ataupembelian.
v  Merancang pesan
Kemudian  perusahaan haru menyusu pesa yan efektif. Idealnysuatu pesan harus mampu memberikan perhatian (Attention),menarik (Interest)membangkitkan keinginan (Desire), dan menghasilkantindakan (Action), yankesemuanya dikenal sebagai metode AIDAPesan yang efekti haru dapat  menyelesaika  masalah yaitu HOW”,WHAT”,WHENdan“WHO”.
v  Menyeleksi saluran komunikasi
Perusahaan haru smenyeleksi saluran-saluran komunikasi yangefisieuntu membawakan pesan Salura komunikasi itu  bis berupa komunikaspersonal ataupun non personal.
v  Menetapkan jumlah anggaran promosi
Menetapkan anggarasangatlah pentinkarenmenentukanmenggunakan  media apa,  tergantun pad anggaran  yan tersedia. Ataukaperusahaa berorientas pad pencapaian  sasaran  promosi yan aka dicapai sehingga sebesar itulah anggaran yang akan berusahadi sediakan.
v  Menentukan bauran promosi
Langka berikutnya setelah   menetapka anggara promosi adalamenentukan alat promo siapa yang akan digunakan, apakah melalui: advertisingpersonal selling, salespromotion, atau publicrelation dan lain-lain (atau baura dari berbagai perangkat tersebut).
v   Mengukur hasil-hasil promosi
Setelah merencanakan promosi, perusahaaharumengukudampaknyapadtarget audienceapakah merekmengenal atau mengingat pesan-pesanyandiberikan. Berap kali  melihat  pesa tersebut,  ap saj yang masi diingat, bagaimansikap mereka terhadap produjasa tersebut,dan lain-lain.

v  Mengelola dan mengkoordinasi prosekomunikasi
Karenjangkauan komunikasyanluas dari alat dapesankomunikasyang tersedia untumencapatarget audiencemaka alatdanpesan komunikasperlu dikoordinasikan. Karenjika tidakpesan-pesan ituakan menjadi lespadsaat produk tersedia, pesan kurankonsisten atau tidak efektif lagi.Untuk itperusahaaharumengarahkan padpenerapankonsep komunikaspemasarayang terkoordinasi.
Ada 3 gagasan utama dalam perencanaan bisnis yang dikemukakan oleh Kotler-AB.
Susanto (2000 : 80) ;
v  Bahwa bisnis perusahaan seharusnya seperti ”Portofolio Investment”, yaitu perlu diputuskan bisnis mana yang dapat dikembangkan, dipertahankan, dikurangi atau bahkan mungkin dihentikan. Karena tiap bisnis memiliki keuntungan masing-masing dan sumber daya perusahaan harus dikelola sesuai dengan potensi yang menguntungkan.
v  Berorientasi pada potensi keuntungan di masa depan dengan mempertimbangkan tingkat pertumbuhan pasar dan posisi serta kesesuaian perusahaan. Tidak cukup dengan mengandalkan penjualan dan keuntungan yang telah dicapai pada tahun sebelumnya sebagai panduan.
v  Strategi. Perusahaan harus memiliki dan menetapkan rencana kerja untuk mencapai sasaran jangka panjang dengan melihat posisi industri (lihat Identifikasi Pesaing), sasaran, peluang keahlian serta sumber daya perusahaan










BAB III
PENUTUP

1.3 KESIMPULAN
a.       Promosi adalah suatu usaha dari pemasar dalam menginformasikan dan mempengaruhi orang atau pihak lain sehingga tertarik untuk melakukan transaksi atau pertukaran produk barang atau jasa yang dipasarkannya.
b.      Promosi pada hakekatnya adalah suatu komunikasi pemasaran, artinya aktifitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi / membujuk, dan atau mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan.
c.       Dalam melakukan promosi agar dapat efektif perlu adanya bauran promosi.Ada enam jenis kegiatan promosi, antara lain :
v  Periklanan (Advertising),  
v  Penjualan Tatap Muka (Personal Selling),
v  Promosi Penjualan (Sales promotion),
v  Publisitas (Publisity),
v  Pemasaran Langsung (Direct marketing),
v  Word Of Mouth
d.      Untuk mengembangkan komunikasi yang efektifmaka diperlukan 8 langkah (Kotler,1995),yaitu :
v  Mengidentifikasikan Target Audience  
v  Menentukan tujuan komunikasi,
v  Merancang pesan,
v  Menyeleksi saluran komunikasi,
v  Menetapkan jumlah anggaran promosi,
v  Menentukan bauran promosi,
v  Mengukur hasil-hasil promosi,
v  Mengelola dan mengkoordinasi proses komunikasi.

DAFTAR PUSTAKA



Tidak ada komentar:

Posting Komentar